Beranda / Berita / Progres Cepat! Pembangunan Jembatan Gondang 1 Tulungagung Dikebut, Target Rampung Lebih Awal

Progres Cepat! Pembangunan Jembatan Gondang 1 Tulungagung Dikebut, Target Rampung Lebih Awal

TULUNGAGUNG – Kabar gembira datang bagi masyarakat yang menantikan pemulihan akses transportasi di jalur nasional penghubung Kabupaten Tulungagung dan Kabupaten Trenggalek. Proyek penggantian total struktur Jembatan Gondang 1 yang terletak di Desa Bendungan, Kecamatan Gondang, kini sedang memasuki tahapan krusial berupa pemasangan bentang utama dan persiapan pengecoran.

Berdasarkan data di lapangan, jembatan yang sebelumnya dibongkar total akibat korosi parah pada pilar tengah ini dibangun kembali dengan total anggaran sebesar Rp 9,2 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Konstruksi baru ini digarap langsung oleh kontraktor pelaksana PT Permata Alam Sakti.

Target Penyelesaian dan Durasi Kontrak

Sesuai jadwal kontrak kerja awal dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali, proyek ini direncanakan memakan waktu 6 bulan masa pengerjaan (sejak penutupan total 2 Juni 2026 hingga batas akhir kontrak pada 11 Desember 2026).

Namun, melihat ritme kerja yang dipercepat tanpa henti, pihak pelaksana optimistis jembatan ikonik ini dapat dibuka kembali untuk lalu lintas umum pada akhir Oktober 2026. Hal ini berarti target penyelesaian maju lebih cepat satu setengah bulan dari skenario awal.

Komentar Dinas Terkait

Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung terus bersinergi memantau jalannya proyek nasional ini. Pihak dinas menyampaikan bahwa percepatan ini sangat penting demi memulihkan kestabilan ekonomi daerah.

“Pondasi bawah strauss pile dan pilar penopang baru sudah selesai 100 persen. Saat ini para pekerja di lapangan fokus menyelesaikan sisa struktur atas setelah delapan girder utama terpasang sempurna. Kami dari dinas daerah berkoordinasi erat dengan BBPJN agar percepatan ini tetap mengutamakan kualitas beton serta aspek keselamatan, sehingga jembatan baru nanti diproyeksikan mampu bertahan kokoh hingga puluhan tahun ke depan,” ujar perwakilan teknis dari Dinas PUPR.

Tanggapan Warga Sekitar dan Pengguna Jalan

Progres yang berjalan lebih cepat dari perkiraan ini mendapat respons positif sekaligus harapan besar dari warga sekitar dan pelaku usaha yang terdampak langsung oleh penutupan jalan.

“Tentu kami sangat senang mendengar kabar jembatan bisa selesai akhir Oktober. Selama jembatan ditutup, omzet warung saya menurun drastis karena kendaraan besar harus memutar jauh lewat jalur Bandung atau Campurdarat. Jalur alternatif desa yang dilewati mobil kecil juga mulai berlubang dan macet. Kalau jembatan ini cepat dibuka, mobilitas warga bisa normal lagi dan ekonomi di sini bisa kembali berputar,” ungkap Supriyanto (42), salah seorang warga Desa Bendungan.

Selama sisa masa konstruksi final ini, rekayasa lalu lintas masih diberlakukan secara ketat oleh Satlantas Polres Tulungagung dan Dinas Perhubungan. Pengendara roda dua dan mobil pribadi dihimbau tetap tertib memanfaatkan jalur alternatif lingkar Gondang-Kalangbret hingga jembatan resmi dinyatakan siap uji coba.(Red)

#JembatanGondang#JembatanGondangTulungagung

#PembangunanJembatan#InfrastrukturTulungagung

#PUPRTulungagung#BBPJNJatimBali#TulungagungTrenggalek#KabarTulungagung#InfoTulungagung#BeritaTulungagung

#SeputarTulungagung#JalurNasional#RekayasaLaluLintas

#JalurAlternatifTulungagung#ProyekAPBN

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *