Beranda / Berita / Slogan Kemerdekaan Berbayar: Senam Massal di Pendopo Tulungagung Tarik Rp5 Ribu, Publik Kecam Dugaan Komersialisasi Acara Bupati

Slogan Kemerdekaan Berbayar: Senam Massal di Pendopo Tulungagung Tarik Rp5 Ribu, Publik Kecam Dugaan Komersialisasi Acara Bupati

TULUNGAGUNG – Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten Tulungagung diwarnai kecaman publik. Poster kegiatan “Senam Massal Bersama Bupati” yang bakal digelar di Halaman Depan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso justru mematok biaya kontribusi sebesar Rp5.000 per peserta.

​Langkah ini dinilai sebagai bentuk ironi dan dugaan komersialisasi acara perayaan kemerdekaan yang memanfaatkan fasilitas milik pemerintah daerah.

​Di satu sisi, pamflet resmi acara mencantumkan stempel “Terbuka Untuk Umum” serta memajang foto Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M. Namun di sisi lain, masyarakat yang ingin ikut serta dalam momentum perayaan nasional di rumah dinas publik tersebut justru diwajibkan membayar biaya kupon doorprize.

​Kritik tajam pun berdatangan dari berbagai elemen masyarakat yang mempertanyakan etika penarikan dana dalam acara bertajuk kegiatan massa Pemkab.

​”Pendopo itu aset rakyat yang dibiayai APBD, dan perayaan HUT RI adalah hak seluruh warga. Mengapa harus ada pungutan Rp5.000? Jika peserta yang datang mencapai ribuan orang, ke mana alokasi perputaran uang puluhan juta tersebut?” tegas salah seorang warga Tulungagung.

​Masyarakat menilai alasan panitia yang menyediakan hadiah doorprize dan sembako tidak bisa dijadikan pembenar untuk melegalkan tarikan uang dari warga pada acara seremonial daerah. Praktek semacam ini dikhawatirkan merusak citra pimpinan daerah dan mencederai semangat perayaan kemerdekaan yang seharusnya inklusif dan bebas biaya.

​Hingga saat ini, publik mendesak Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin beserta jajaran panitia untuk segera memberikan klarifikasi transparan, atau menghapuskan biaya kontribusi tersebut agar Pendopo Kongas Arum benar-benar terbuka secara gratis bagi seluruh rakyat.(red)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *